Tampilkan postingan dengan label sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sukses. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 November 2013

Kalimat Bijak yang Harus Didengar Anak di Seluruh Dunia

Anak adalah aset luar biasa yang dititipkan oleh Tuhan kepada kita. Memiliki anak sama dengan memiliki tanggung jawab yang besar. Anda bertanggung jawab penuh padanya, bagaimana cara mendidik mereka, apa saja yang mereka butuhkan untuk bertumbuh, serta curahan kasih sayang Anda sangat mereka butuhkan.


Selain itu, Anda juga bertanggung jawab untuk membimbing mereka. Karena mengasuh anak tidaklah mudah, kadang Anda harus memilah-milah kata yang pantas untuk diucapkan. Apalagi jika anak Anda masih kecil. Seperti yang dilansir dari babble.com, berikut words of wisdom yang harus didengar semua anak di dunia.


Jeans never go out of style

Katakan pada mereka bahwa tidak selamanya menggunakan jeans itu keren. Pakailah pakaian sesuai seragam sekolah dan jangan khawatir tentang mode. Hal ini mengajarkan kepada anak-anak kita untuk mematuhi peraturan yang ada, meskipun banyak godaan.


Semua ada waktunya

Kesabaran adalah sebuah kebajikan. Tanamkan pada anak Anda buah-buah kesabaran. Tidak semuanya yang mereka inginkan dapat terkabul sekarang juga. Seperti kalimat klise "Semua akan indah pada waktu-Nya", tetapi memang janji Tuhan tak pernah ingkar.


Keep on, keepin' on

Hidup tak selamanya mudah. Pasti ada kerikil-kerikil yang menghambat jalan anak Anda kelak. Ajari mereka semangat pantang menyerah. Kerja keras dan ketekunan yang akan mengantar mereka pada gerbang kesuksesan.


Kamu tak pernah sendirian

Iya, apapun yang terjadi, mereka tak akan pernah sendirian. Anda, suami Anda, semua anggota keluarga, ataupun sahabat mereka kelak pasti akan selalu ada. Ajari mereka mandiri, apapun yang bisa mereka lakukan sendiri, lakukan. Tetapi jika mereka merasa gagal atau mempunyai masalah, ingatkan bahwa mereka tak pernah sendirian.


Taklukkan dunia

"Dunia ada di tanganmu, nak", biarkan mereka belajar apa saja. Kembangkan potensi mereka. Ketidaknyamanan dalam melakukan sesuatu membuat mereka tidak berkembang. "Tak ada noda, tak belajar," begitu kata salah satu iklan.

Meskipun memiliki anak adalah tanggung jawab yang besar, jangan terlalu dijadikan beban. Orang tua merupakan salah satu jalan anak untuk menuju sukses. 


Sumber :
vemale.com

Kamis, 28 November 2013

Internet Membuat Kita Cepat Jadi Pelupa

Sebuah penelitian psikolog mengungkapkan dampak buruk internet, yakni "efek Google" membuat manusia modern punya memori lebih pendek.

Pernahkah Anda dihadapkan pada kasus kemudian lupa jawabannya, lalu teman Anda atau mungkin pikiran Anda sendiri memberi solusi cepat: cari saja di Google. Begitulah, ketergantungan manusia modern pada Internet untuk mengecek sebuah fakta dan informasi dasar lainnya telah mengakibatkan tingkat pertumbuhan lupa sangat cepat.

 
Foto: indonesiarayanews.com
 
 
Psikolog Daniel Wegner dan Adrian Ward dari Universitas Harvard memperingatkan bahwa individu yang percaya fakta mengesankan mereka disimpan secara online jauh lebih buruk dalam ingatan.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa kita memperlakukan Internet seperti mitra memori transaktif manusia atau orang, di mana kita biasanya berbagi tentang informasi pribadi," kata Wegner.

Timnya menemukan bahwa banyak orang sekarang melihat mesin pencari Internet seperti Google dan lainnya sebagai perpanjangan kecerdasan mereka sendiri daripada alat terpisah.

"Internet bukan hanya mengambil tempat orang lain sebagai sumber eksternal memori, tapi juga dari kemampuan kognitif kita sendiri," katanya. "Kami menyebutnya efek Google."

Dalam serangkaian tes, peneliti menemukan bahwa peserta lebih cenderung untuk mengingat informasi jika mereka percaya telah terhapus. Mereka yang berpikir memori itu disimpan di komputer akan lebih pelupa, bahkan jika mereka secara eksplisit diminta untuk menyimpan informasi itu dalam pikirannya. "Kita sekarang jauh lebih buruk dalam mengingat fakta-fakta yang kita tahu yang tersedia secara online," katanya.

Hasil penelitan Wegner dan Ward diterbitkan dalam jurnal Scientific American.


Sumber:
tempo

10 Tanda Bahwa Anda Berbakat Untuk Menjadi Seseorang yang Sukses

Sebagian besar topik kewirausahaan yang dibicarakan hanya seputar figur pengusaha terkenal, etika kerja, kegigihan hingga disiplin dan semua aspek yang dapat menentukan karakter seorang pengusaha sukses. 

Satu hal yang menjadi garis besar yang menghubungkan para pengusaha sukses dengan kesuksesan adalah mereka tidak mempercayai apa yang dikatakan orang lain tentang diri mereka, dan apa yang dipersepsikan orang lain akan diri mereka. 


Di bawah ini akan kita bahas 12 hal yang merupakan pertanda jika Anda sesungguhnya juga dapat menjadi seorang pengusaha walaupun bagi sebagian orang dianggap bukanlah sesuatu hal yang patut untuk diteladani. 


1. Anda membenci keadaan yang memihak pada status quo 

Jika Anda tidak menyukai keadaan yang terjadi saat ini, dan menurut anda keadaan yang ‘normal’ adalah sesuatu yang menjengkelkan, berbahagialah karena Anda memiliki salah satu karakter pengusaha sukses. 

Keadaan yang stagnan, mengalir mengikuti arus atau hanya sekedar mengikuti kawanan adalah sesuatu yang sangat membosankan dan menghambat Anda untuk dapat mencapai peningkatan dalam hidup, sehingga diperlukan suatu terobosan untuk mengubah keadaan tersebut. Menjadi pengusaha adalah salah satu jalan terbaik yang dapat Anda lakukan. 


2. Anda cenderung mudah mengalami kebosanan dalam pekerjaan 

Anda adalah seorang yang mudah menemukan diri Anda terjebak dalam lingkaran kebosanan dalam ritual pekerjaan Anda saat ini, dan rekan kerja mulai menganggap diri Anda sebagai sumber masalah. Pernahkah Anda membaca tentang riwayat Bill Gates yang kini menjadi salah satu orang terkaya di dunia? 

Kerajaan bisnis yang dibangunnya saat ini ternyata berawal dari kebosanannya saat kuliah sehingga membuatnya memutuskan untuk berhenti mengejar gelar dan kini kita semua tentu mengakui keberhasilan gemilang yang didapatnya. 

Anda tidak perlu merasa bersalah atas kebosanan yang Anda miliki setiap mengerjakan sesuatu hal yang dirasa tidak akan memberikan tantangan atau meningkatkan kemampuan Anda secara maksimal. 


3. Dipecat dari pekerjaan

Resume Anda penuh dengan daftar riwayat pekerjaan di tempat sebelumnya, sebagian besar dikarenakan Anda adalah pribadi yang terlalu kreatif sehingga menyulitkan Anda dalam kerja tim dan menyebabkan Anda harus mengemas pekerjaan Anda lebih sering daripada orang lain. 

Anda tidak pernah menyukai keadaan dimana anda hanya menjadi sekedar penggembira di kantor, karena Anda selalu ingin menciptakan sesuatu yang dapat menginspirasi dan berkontribusi bagi banyak orang. 


4. Dikategorikan sebagai seorang pemberontak 

Anda selalu mengambil posisi sebagai pihak berlawanan pada setiap ketentuan atau peraturan yang diberikan. Sensasi yang Anda rasakan sebagai pemberontak segala aturan menempatkan Anda selalu dalam keadaan yang kreatif dan mencari berbagai terobosan baru dalam kehidupan dan pekerjaan Anda. 


5. Melawan pihak yang berkuasa 

Anda memiliki sejarah panjang dalam hidup Anda sebagai pribadi yang tidak pernah mematuhi perintah orang tua, guru dan atasan Anda . Selain itu Anda juga tidak menyukai keadaan sebagai pihak yang harus menerima semua peraturan dalam kelompok atau komunitas tempat Anda berada. 


6. Memiliki kesiapan untuk meningkatkan apapun yang ada dalam hidup Anda

Anda selalu melihat bagaimana Anda dapat melakukan segala sesuatu dengan baik. Sebagai contoh, Anda mampu memberikan saran bagi orang lain tentang apa yang dapat Anda lakukan lebih baik bagi mereka, walaupun Anda tidak diminta. Anda selalu memiliki berbagai pilihan untuk dapat memberikan orang lain kemudahan dalam hidup mereka. 


7. Anda tidak mampu berbasa-basi 

Anda memiliki kesulitan untuk membangun suatu percakapan ringan yang dapat membuat banyak orang nyaman. Sebuah sapaan alakadarnya dan berbasa-basi adalah sebuah kegiatan yang menurut anda hanya membuang waktu dan tidak membuat Anda sendiri nyaman berada di dalamnya. 


8. Menjadi bahan ejekan pada masa kecil dan remaja Anda 

Sebagian besar figur pengusaha dan tokoh terkenal ternyata memiliki riwayat menjadi korban kekerasan verbal di masa kecil atau remaja mereka. Namun kejadian pahit ini tidak menghalangi mereka untuk meneguhkan tekad dan membuktikan potensi dirinya kepada semua orang. 

Jika Anda pernah mengalami peristiwa seperti ini, janganlah khawatir. Ingatlah Edison, misalnya. Tanpa keteguhan niat dan mental baja yang dimiliki lulusan kelas 4 SD ini, hari ini tentu kita tidak akan pernah merasakan nikmatnya hidup dalam dunia teknologi yang berawal dari sebuah lampu pijar yang ditemukannya. 


9. Obsesif 

Anda dinilai sebagai pribadi yang obsesif ketika Anda telah memulai sesuatu yang sulit untuk Anda tinggalkan. Anda tidak peduli berapa banyak cibiran dan ejekan yang Anda terima walaupun banyak orang menilai apa yang Anda lakukan adalah sebuah kesia-siaan. 

Para pengusaha sukses yang memuncaki daftar orang terkaya di dunia mengalami hal yang serupa pada awal karir mereka. Howard Schultz salah satu contoh dari mereka yang tetap berpegang teguh pada prinsip awal yang dikerjakan dalam membangun Starbucks walaupun keluarganya telah berulangkali membujuknya untuk berhenti. 


10. Tidak pernah merasa puas akan keadaan Anda saat ini 

Anda sering merasakan ketidaknyamanan dalam hidup Anda dan selalu berpikir akan apa yang dapat Anda perbuat untuk mengubahnya. Hal inilah yang kemudian memotivasi Anda untuk mengeluarkan jiwa kewirausahaan dalam diri Anda hingga mendapatkan apa yang Anda impikan dalam kehidupan Anda.


Sumber :
ciricara

5 Fakta Motivasi Kita Bisa Jadi Orang Sukses

Tahukah kamu bahwa sebenarnya tidak ada batasan atau ketentuan untuk menjadi sukses? Semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan. Inilah fakta-fakta yang layak direnungkan.



1. Kesuksesan tak ada kaitannya dengan usia

 
Nelson Mandela / telegraph co.uk

Nelson Mandela, jadi presiden usia 76 tahun
Kolonel Sanders (KFC), mulai bisnis umur 65 tahun
Winston Churchill, banyak gagal dan hambatan, baru jadi PM Inggris usia 52 tahun.
Bill Gates, terkaya di dunia usia 41 tahun


 
2. Kesuksesan tak ada kaitannya dengan Ras dan kondisi ekonomi

 
Charles dicken / telegraph.co.uk


Obama, Presiden Amerika Serikat saat ini, berkulit hitam
Jenderal Colin Powell, Martin Luther King : kulit hitam
Confusius, anak yatim di Cina
Charles dickens, penulis cerita kanak-kanak Inggris, menulis di gudang, banyak naskahnya dibuang ke tong sampah oleh editornya.



3. Kesuksesan tak ada kaitan dengan keterbatasan fisik.

 
Napoleon / bbc.co.uk
 
Hellen Keller: tuna netra, tuna rungu, penulis dan pendidik terkenal dunia.
Shakespeare: cacat kaki, penulis novel.
F.D. Roosevelt: terkena polio, presiden ke-32 di Amerika Serikat
Beethoven: tuna rungu, komposer musik.
Napoleon Bonaparte : sangat pendek, wajah tidak menarik, pemimpin pasukan penakluk Eropa.
Anthony Robbins: Lulusan SMA, kegemukan, merubah persepsi tentang penampilan dan cara diet, akhirnya berhasil langsing, lalu jadi motivator terkenal dunia.



4. Tingkat pendidikan bukan jaminan sukses

 
Li Ka Shing / smh.com


Thomas Alfa Edison : pendidikan SD, 2000 paten.
Li Ka Shing: berhenti sekolah umur 14 tahun, orang terkaya di Hongkong.
Henry Ford : tidak pernah duduk di bangku sekolah
The Wright Brother : orang biasa dan tidak berpendidikan tinggi, menciptakan pesawat terbang pertama di dunia.
Bill Gates, orang terkaya didunia memulai bisnis setelah lulus SMA.
Lawrence Ellison : drop out universitas, pendiri Oracle Corp, orang terkaya kedua didunia.


 
5. Kesuksesan tak ada hubungannya dengan latar belakang keluarga

 
Walt Disney / awardsnightoc.com


Andrew Carnegie : bekerja usia 13 tahun, keluarga sangat miskin, menjadi Raja Besi Baja dunia.
Walt disney : usia 20 tahun pemuda miskin dan tidak terkenal, usia 30 tahun jadi usahawan terkenal.
Abrahan Lincoln lahir dari keluarga miskin
Napolean Hill dilahirkan di keluarga miskin, ibunya meninggal saat dia kecil, jadi guru motivasi terkenal dunia, bukunya Think and Grow Rich : menjadi acuan pertama bagi para motivator dunia.
Bill Clinton : ayahnya meninggal ketika masih kecil, adiknya terlibat obat terlarang.

Tentunya, fakta-fakta di atas tidak seharusnya kita telan mentah-mentah, melainkan sekadar pandangan baru, bahwa terlepas siapapun kita sekarang ini, pasti bisa menjadi pribadi yang sukses. Kita semua memiliki peluang yang sama, untuk itu jangan buang kesempatan dalam meraih kesuksesan.
Posted by X.A.N